Rabu, 20 Mei 2020


BELAJAR MENULIS GELOMBANG 9
RESUME 30
Hari /Tanggal   : Rabu, 20 Mei 2020
Waktu              : Pukul 13.00 – 15.00
Pemateri           : Dedi Dwitagama
Topik               : Mendokumentasikan Semua Kegiatan di Blog
Peresume         : Ariyani, SPd. AUD (ariyaniayla45@gmail.com)                
                          TK N Pembina Bojongsari Purbalingga
Resume            :



http://instagram.com/dwitagama
youtube silahkan ke http://youtube.com/dwitagama
anda yang suka podcast silahkan ke https://anchor.fm/dedi-dwitagama/episodes/ep-edvtf6

Apa itu Blog?
Menurut beliau, Secara sederhana blog seperti diary atau catatan harian yang diunggah ke internet dan bisa dinikmati oleh orang sedunia. Blog bisa menjadi jejak kehidupan kita di dunia maya, yang bisa menjadi pahala bagi kita bila tulisan kita bermanfaat. Beliau mulai ngeblog tahun 2005 di http://dwitagama.blogspot.com. Waktu itu semua kegiatan didokumentasikan; di kelas, di sekolah, di luar sekolah dan hobby saya fotografi, rasanya seperti nano-nano, yang membuat saya memutuskan untuk hijrah ke wordpress dan memisahkannya. Mulai tahun 2007 saya mendokumentasikan ide" pendidikan dan kegiatan sekolah di http://dedidwitagama.wordpress.com.
Sedangkan kerja sampingan saya yang sangat luar biasa menghasilkan saya titip di http://trainerkita.wordpress.com.
Hasil karya hunting foto saya didokumentasikan di http://fotodedi.wordpress.com dan semua blog itu masih aktif hingga kini, https://dedidwitagama.wordpress.com/2020/05/13/podcast-pak-dedi/ adalah posting terakhir saya November 2019, saya mendapatkan kehormatan sharing pemantauan teknologi digital di hadapan guru" SMA se Indonesia yang sedang berkumpul di IPB University Bogor, see https://trainerkita.wordpress.com/2019/11/07/pesta-sains-nasional-ipb-university-guru-kreatif-inovatif-di-era-digital/
Perjalanan saya sebagai pendidik bisa disimak di https://trainerkita.wordpress.com/about/

Apa manfaat menulis blog?
Blog untuk mengubah pola pikir sebagai konsumen tulisan menjadi produsen tulisan. Blog bisa menjadi menjadi tempat untuk mendokumentasikan apa saja sebagai cara kita meninggalkan jejak digital kita di dunia maya. Tulislah artikel di blog Anda dengan bebas sesuai keunikan Anda. Maka dengan sendirinya para pembaca akan tahu keunikan Anda. Blog Pak Dedi pernah mendapat 2000 kunjungan pembaca. Jadi sehari rata-rata ada 300 pembaca.

Apa yang menjadi tip dan trik  pak Dedi dalam merawat blog?
Dengan punya notebook, punya HP dan akses internet, saat ini beliau banyak menulis blog dengan aplikasi android di HP.

Bagaimana cara Merawat blog: harus sering dikunjungi, disiram dengan artikel, dijawab balik komentar pembaca, kalau sedang kering ide, lihat" blog orang lain, biasanya muncul ide, tulislah. Jika sedang banyak ide, saya tulis sekaligus beberapa artikel, setiap artikelnya tak perlu terlalu banyak, cukup dua atau tiga alinea dilengkapi foto atau video, dan diposting terjadwal seminggu sekali. Jadi andai saya punya 8 artikel, artinya dua bulan ke depan saya tak perlu posting lagi dan artikel kita akan muncul sendiri, jika ada ide lagi, jadwalkan buat dua bulan berikutnya.

Artikel menarik itu adalah penilaian pembaca dari blog kita. Tidak usah berpikir apakah posting yang saya tulis bakal jadi menarik banyak yang baca atau tidak,  tulis saja apa yang ingin ditulis, selanjutnya biarkan pembaca sendiri yang menemukan tulisan kita.
-          Posting yang  saya tulis th 2017 dan ternyata hits banget dibaca lebih dari 7.000 kali, padahal saya tulis itu bulan november, saat ide muncul ... mengalir aja ... saat tak ada jam pelajaran di kelas saya menulis menunggu waktu pulang. Tuliskan saja apa yang ada di sekolah, sertakan foto dan video sebagai promosi sekolah Anda. Interaksi dengan murid saat home learning saya dokumentasikan di https://dedidwitagama.wordpress.com/2020/05/04/home-learning-challenge-berhadiah-thr/. Di tahun 2017 Pak dedi pernah menulis artikel tentang Tips merayakan Hari Kartini di sekolah yang menggelar kontes busana daerah. Padahal Kartini dikenal sering menuliskan surat berisi ide-ide pemikirannya tentang perempuan Indonesia. Surat yang membuat dunia kagum pada zamannya. Artikel ini sangat menggugah dan dibaca lebih dari 7000 kali.

-          Saat sekarang Pak Dedi senang menulis blog gunakan HP sambil menunggu anaknya di parkiran sekolahnya atau saat menunggu istri pulang kerja, artikelnya tentang apa saja yang terlintas di pikiran saat itu, dua atau tiga alinea disertakan foto atau video lalu di-upload. Contohnya saat Pakde Didi Kempot berpulang ... saya sedih dan menuliskannya di https://www.kompasiana.com/dwitagama/5eb96eb6097f3606194ee824/antara-didi-kempot-dan-bob-marley.

Tips agar blog kita banyak pengunjungnya:
1.       Tuliskan hal-hal yang menurut Anda banyak dibutuhkan orang saat ini.
2.       Gunakan judul yang menarik perhatian.
3.       Kunjungi blog orang lain lalu beri komentar. Sehingga kita akan mendapat kunjungan balik.
4.       Sebaliknya, jika ingin blog kita diberi komentar oleh orang lain maka silakan berkunjung ke blog teman dan beri komentar kita di blognya. Secara etika kita harus membalas komentar di blog orang lain yang memberi komentar di blog kita.
5.       Buat terus tulisan yang sedang menjadi tren saat ini sehingga pembaca akan mendapat kepuasan dari membaca tulisan Anda.
6.       Buatlah tulisan sesuai passion kita, mungkin untuk saat sekarang tulisan itu tidak bernilai tapi mungkin bisa menjadi hits dan dibutuhkan orang di tahun kedepannya.
7.       Tulis saja apa yang ingin ditulis, tidak usah mempedulikan soal ada yang baca atau tidak.
8.       Empati bisa menjadi kontrol tulisan kita. Judul harus memiliki relasi yang kuat denga nisi blog. Di blog wordpress postingan kita tidak akan hilang, karena tidak ada control yang ketat. Namun lain halnya tulisan yang dimuat di Kompasiana bisa hilang/dihapus karena ada pihak redaksi yang mengamati isi tulisan dan ada system yang mendeteksi tulisan hasil copy paste. Syarat jika ada tulisan jiplakan tidak boleh lebih dari 25% artikel.
9.       Jangan menulis nama, lokasi, organisasi yang bisa membuat Anda berkolaborasi dengan hukum. Jadi bila anda menuliskan ungkapan keresahan, bisa gunakan gaya fiksi. Tanpa menyebut nama, ganti saja nama tokoh. Sehingga kita bisa mengungkapkan keresahan dan tetap aman.

Karakteristik menulis di blog dibandingkan dengan menulis di medsos lainnya.
1.       Di blog kita bisa bercerita dengan tulisan. Agar lebih menarik , bisa disertai foto/video. Setiap penulis memiliki karakter dan keunggulan sendiri-sendiri. Blogspot adalah generasi blog terdahulu sedangkan wordpress lebih baru dengan teknologi terbaru yang mempunyai banyak keunggulan. Menulis di Kompasiana lebih menantang, para pembacanya adalah perwakilan orang Indonesia di seluruh dunia yang gemar menulis dan membaca.
2.       Sedangkan Instagram lebih mengekspos foto dengan caption seperlunya saja.
3.       Konten Youtube menuntut kemampuan narasi lewat adegan visual, feel berbeda.
4.       Podcast lebih menantang lagi. Anda harus bercerita tentang apa saja yang memenuhi kebutuhan pendengarnya. Kelebihannya podcast bisa dinikmati sambil mengerjakan apa saja dan dimana saja, karena hanya mengandalkan audio. Pembuat Podcast masih sedikit jadi cobalah eksis di sana.

Cara mendorong siswa menulis di blog
Sebuah blog bisa menjadi sarana belajar siswa yang murah. Seorang guru bisa melatih keahlian siswa dalam menulis dengan memberi tugas membuat blog pada siswanya. Karena skill menulis sangat dibutuhkan di luar sana saat mereka kuliah atau kerja. Faktanya banyak wartawan profesional adalah alumni dari IPB, UI, ITB.
Selain memberi tugas membuat blog Pak Dedy menugaskan muridnya mempromosikan foto-foto keunggulan sekolah dan keakraban dengan senior dan guru-guru baru di Instagram. Beliau mengharuskan siswanya posting 100 foto setiap hari sehingga siswa bisa menggunakan gadgetnya secara positif.




BELAJAR MENULIS GELOMBANG 9
RESUME 29
Hari /Tanggal   : Selasa, 19 Mei 2020
Waktu              : Pukul 13.00 – 15.00
Pemateri           : Agus Sampurno
Topik               : Membuat Blog Anda menjadi banyak Pengunjungnya
Peresume         : Ariyani, SPd. AUD (ariyaniayla45@gmail.com)                
                          TK N Pembina Bojongsari Purbalingga
Resume            :




(Saat ini – 2015) bekerja di PSF SDO Jakarta. (2018) Master Trainer Sertifikasi BNSP. (2015-2013) Kepala sekolah Ananda Islamic School Jakarta Barat. (2013-2000)  Koordinator guru dan guru kelas di Global Jaya International School Jakarta.
(2009) Blog Pendidikan terbaik Detik.com (2010) Microsoft Indonesia Innovative Educators.  (2011) Guru Era Baru oleh Acer Indonesia. (2012)  The BOBs (Best of the Blogs)  Deutsche Welle Germany (2014) Penulis Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T). (2014- 2016). Pengkaji Naskah Pustekkom Jakarta (2014-2017) KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)  juri dan pelatih lomba inovasi pembelajaran TK-SMA.
           (2014-2017) Become a jury and facilitator in teaching innovation competition held by KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)
           (2014) a Book writer “suluh tak kenal peluh’ Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) and Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
           (2014- 2016). Pengkaji Naskah Pustekkom Jakarta TK-SMA
           (2012)  The BOBs (Best of the Blogs)  Deutsche Welle Germany nominated
           (2011) won the Guru Era Baru Acer Indonesia award.
           (2010) Microsoft Indonesia Innovative Educators. 
           (2009) Blog Pendidikan terbaik Detik.com


Prinsip menulis 'ala Dahlan Iskan'
selain mantan pejabat negeri ini beliau ternyata blogger lho

Tulisan Dahlan Iskan terbaru
SATU PILOT. Yang ingin menyumbang paru terus bertambah. Sampai kemarin meningkat menjadi 30 orang. Demi nyawa seorang pilot Inggris itu. Yang bekerja di Vietnam Airlines itu. Ia satu-satunya penderita Covid-19 di Vietnam yang berpotensi akan meninggal dunia (Baca DI’s Way: Satu Nyawa). Rakyat Vietnam tidak mau pilot itu meninggal. Agar Vietnam tetap tercatat di sejarah Covid-19 --sebagai satu-satunya negara yang tidak ada korban meninggal dunia. Tapi kondisi paru pilot itu terus memburuk. Sekarang sudah sepenuhnya tergantung pada paru buatan. Darah pilot itu --namanya Pasien No. 91-- harus dilewatkan mesin yang berfungsi sebagai paru. Dari mesin itu darah dialirkan kembali ke jantung. Untuk diedarkan ke seluruh tubuh --dengan oksigen yang didapat di mesin…[13:24, 5/19/2020] Omjay: Dari mesin itu darah dialirkan kembali ke jantung. Untuk diedarkan ke seluruh tubuh --dengan oksigen yang didapat di mesin paru itu. Memang tim dokter sudah memutuskan: akan melakukan transplant paru. Tinggal menunggu donor. Sebenarnya transplant itu sudah dilakukan kemarin. Sudah ada orang meninggal di rumah sakit itu. Tapi, setelah diperiksa, parunya tidak sehat. Terkena infeksi. Batal. UU di Vietnam memang masih melarang transplant dengan pendonor orang yang masih hidup --untuk menghindari perdagangan organ. Tentu pemerintah komunis Vietnam bisa saja bikin pengecualian. Kalau keadaannya sangat darurat.
Hanya, kondisi Pasien No. 91 itu masih bisa bertahan beberapa hari lagi. Dengan paru buatan itu. Siapa tahu masih akan ada lagi calon donor cadaver. Transplant paru sendiri kini memang sudah mulai umum. Dengan biaya sekitar Rp 1 miliar (di India) atau Rp 1,5 miliar (di Inggris). Tergantung kondisi pasien. Memang transplant paru sangat sulit. Tidak semudah transplant liver. Apalagi transplant ginjal. Namun kisah suksesnya sudah kian tinggi. Satu kota kecil --untuk ukuran di sana-- di Tiongkok pun sudah bisa melakukannya. Kota Wuxi tercatat sebagai yang pertama melakukan transplant paru pasien Covid-19. Untuk dua paru sekaligus. Sukses pula. Sejarah itu dibuat tanggal 29 Februari lalu. Itu hari Sabtu. Baru disiarkan media di sana hari Senin lusanya. Kota kecil Wuxi letaknya satu jam perjalanan kereta cepat dari Shanghai --ke arah Nanjing. Wuxi adalah kota industri --semua daerah di antara Shanghai-Nanjing adalah kawasan industri. Setiap hari lebih 50 kereta cepat menghubungkan Shanghai-Nanjing. Beberapa di antaranya berhenti di stasiun Wuxi. Pasien Covid-19 yang menjalani transplant paru di Wuxi itu berumur 54 tahun. Sebenarnya ia sudah sembuh dari Covid. Sudah dites nucleus acid. Dua kali. Selalu negatif. Tapi parunya bermasalah. Lendirnya sangat lengket di paru. Itu menyebabkan si pasien tidak bisa bernafas. Sangat tersiksa. Tapi kondisi organ lain pasien itu sangat baik. Ia pun memenuhi syarat untuk di-transplant. Berhasil.
Vietnam memang belum berpengalaman di bidang itu. Belum ahli. Tapi tim Wuxi bisa dengan cepat membantu. Sesama negara komunis. Bertetangga pula. Tapi kelihatannya Vietnam akan minta bantuan Jepang. Di Jepang sudah lebih sering dilakukan transplant paru. Tim dari Jepang itulah yang selama ini membantu dokter Vietnam untuk mengembangkan ilmu transplant. Bahkan pernah mempraktekkannya. Dan lagi Jepang lah sahabat terbaik Vietnam --bukan Tiongkok. Investor asing terbesar di Vietnam adalah Jepang. Hubungan Vietnam dengan Tiongkok seperti Wahabi dan Syi'ah. Sama-sama komunis tapi mazhabnya berbeda. Bahkan pernah saling serang. Vietnam sangat percaya pada Jepang. Waktu dokter Vietnam ingin melakukan transplant pembimbingnya dari Jepang. Termasuk saat ingin mempraktekkan transplant paru yang pertama. Dua tahun lalu. Dengan didampingi tim Jepang itu dokter Vietnam sudah sukses melakukan uji coba transplant paru itu. Di Ho Chi Minh City. Yakni tahun 2017. Pasien yang diuji coba waktu itu adalah seorang anak umur 7 tahun. Berhasil. Tim itulah yang kelihatannya akan menangani transplantasi Pasien No. 9…

lalu perhatikan cara beliau menulis. apa yang menurut anda menarik dari tulisan beliau? saya berikan 'bocoran' sedikit ya
1. Cermati seberapa sering beliau menggunakan tanda baca koma
2. Menurut anda beliau bercerita kehebatan beliau/pengalaman sendiri atau menceritakan sesuatu hal yang sedang jadi perhatian semua orang saat ini?
alineanya singkat padat dan jelas.
1. Ada 12 kali.
2.  Yang jadi perhatian semua orang
Bandingkan dengan tanda titik yg digunakan pak. Kalau tulisan saya cenderung masih seimbang antara koma dan titik. Yang jadi perhatian semua orang sekarang adalah covid 19. Tanda titik (.) ada 145. Tanda hubung selalu ada dua buah (--) apa maksudnya. saya ingin juga menganalisa tulisan belia, u ganti tanda kurung buka dan tutup
saya mulai analisa saya
beliau bisa memadukan kalimat dengan kata hubung yang luar biasa
Dari tulisan Pak Dahlan Iskan  ada beberapa hal yang bisa kita ambil                                                     ∙ Persingkat kalimat Anda.
∙ Buat poin Anda segera bisa dibaca atau ditebak.
∙ Persingkat pengantar.
∙ Gunakan kata-kata sederhana.
∙ Tambahkan grafik dan statistik.
∙ Gunakan lebih banyak titik, lebih sedikit koma.
∙ Menulis untuk membaca sepintas lalu, bukan membaca dalam-dalam.
∙ Tebalkan hal yang menjadi pokok pikiran utama.
-> Buat pembaca penasaran dengan kalimat pertama
-> Paragraf kecil> Paragraf panjang
-> Periksa alurnya
-> Tulis ulang setelah Anda menulis
-> Baca dengan keras apa yang Anda tulis
- Saat membuat paragraf persingkat hingga 3 kalimat.
- Buat kalimat hingga maksimal 17 kata.
- Potong kata-kata  menjadi kalimat yang lebih pendek jika Anda bisa.
- Terkadang, paragraf satu kalimat itu mengagumkan.
- Kiat penulisan sederhana: Semakin banyak titik, semakin sedikit koma.
- Hubungkan ke kalimat sebelumnya.
- Tautan ke kalimat berikut.
- Hilangkan segala sesuatu yang menambah kebingungan.
- Tambahkan detail berwarna-warni -- beragam.
=Hapus kata-kata yang tidak perlu.
“Kebanyakan orang menangani kata-kata seolah-olah itu adalah uang receh: ringan, murah, dapat dibuang. Sebagai gantinya, saya ingin Anda menanganinya seolah-olah itu penutup lubang atau beban seberat 50 kilo di gym. Pikirkan sebelum Anda mengambilnya. Lihatlah sebelum Anda meletakkannya. "
"Komunikator yang buruk ia berkomunikasi seperti orang mengoceh. Komunikator yang baik meninggalkan detail yang tidak perlu. Komunikator yang luar biasa memperlakukan kata-kata sebagai komoditas yang paling langka."
Kiat penulisan: Tambahkan metafora. Konsep abstrak sulit dipahami. Tetapi metafora membuatnya konkret. Membaca tanpa metafora seperti tersandung di sekitar rumah Anda dalam gelap. Tetapi membaca dengan metafora seperti berjalan dalam cahaya. contoh metafora;    
Engkau belahan jantung hatiku sayangku.
                Raja siang keluar dari ufuk timur.
                Jonathan adalah bintang kelas dunia.
                Raja malam telah keluar dari paraduannya.
kalau dalam bentuk hiperbola bagai mana
Ia juga, baga
khawtirnya malah jadi puisi ya bapak ibu

sekarang saatnya ilustrasi ya

                                     
Pertanyaan dan Jawaban
1.Berarti saat kita menulis kita harus tahu dulu siapa sasaran kita, bagaimana cara memelihara alur tulisan supaya renyah dibaca meski dengan kalimat-kalimat pendek? supyanto bekasi.
Jawab:
-          Sebuah tulisan harus memiliki awal dan akhir maksudnya. Sebuah buku tebal bahkan bisa diambil ide besarnya dalam satu kalimat.
-          Pemilihan kata. Saat memilih kata apa ada kaedah yang harus di perhatikan
-          Tulis semua kata yg ada dipikiran, kemudian baca lagi setelahnya
-          Baru diseleksi.
-          Ada siklusnya

2.Kalimat-kalimat pendek tersebut...APAKAH berlaku juga untuk penulisan cerpen dan sejenisnya.. bahkan sebuah karya ilmiah ? Trims pak AS.
Jawab:
- Cerpen bisa, karya ilmiah tentu saja tidak.

3.Tambahkan detail berwarna-warni -- beragam......Apa contohnya ya pak ?
- Bisa metafora bisa keterangan pelengkap

Mohon maaf saya ingin bertanya lagi seperti nya ada beberapa fase transisi , mohon penjelasannya, terima kasih
-          Ada pemaparan situasi, ada konflik atau persoalan lalu ditutup dgn solusi. Mohon lebih detail bu Fatimah
-          Dalam sebuah tulisan biasa'nya supaya renyah, sering menggunakan kata sambung kadang berupa ilustrasi atau kontras mohon penjelasannya untuk frase ini. Semacam bumbu bagi sebuah tulisan. Disini penulis mesti tahu kapan menambahkan
-          Saat menulis usahakan seperti bercerita. Pembaca diajak membayangkan dan diberikan gambaran. Setelah itu diakhir diberikan pilihan atau masukan bagaimana mesti bersikap.

Kesimpulan:
dalam menulis penting sekali untuk memberikan ide atau gambaran pada pembaca kita




Dalam menulis seseorang bisa menulis apa saja. Namun pertarungan sebenarnya adalah pada proses editing
Empat proses saat melakukan proses editing tulisan Anda.
Bagian 1: cek ide, area atau gambaran besar tulisan anda seperti struktur dan narasi. Sebenarnya apa yang anda ingin sampaikan.
Bagian 2: Baca dengan kacamata  sebagai seorang krititikus yang paling keras  bagi tulisan anda sendiri.
Bagian 3: Jangan menambahkan apa pun. Cukup hapus atau delete
Bagian 4: Tambahkan gaya pada tulisan Anda untuk membuatnya indah

Pesan Bapak Agus Sampurno
Semoga bapak ibu berkenan.
Jadi teruslah menulis
Saat ini posisi seseorang dalam pekerjaan dan karier tergantung seberapa banyak ia menulis.
Jika anda guru dan pendidik tanpa menulis anda hanya akan jadi guru biasa yang mencari penghasilan.
Dengan menulis 'kelas' anda akan naik menjadi guru yang kreatif dan inspiratif bagi orang lain yang membaca tulisan anda.
Era seseorang memperkenalkan diri dengan kartu nama sudah lewat. Kartu nama yang sebenarnya ada pada riwayat tulisan nya di Google atau buku yang ia hasilkan.

Senin, 18 Mei 2020


BELAJAR MENULIS GELOMBANG 9
RESUME 28
Hari /Tanggal   : Senin, 18 Mei 2020
Waktu              : Pukul 13.00 – 15.00
Pemateri           : Wijaya Kusumah
Topik               : Menciptakan Pola Belajar yang Efektif dari Rumah
Peresume         : Ariyani, SPd. AUD (ariyaniayla45@gmail.com)                
                          TK N Pembina Bojongsari Purbalingga
Resume            :
       


            Nara Sumber kita pada hari Senin, 25 Ramadhan 1441 H/18 Mei 2020 M sebenarnya adalah bapak Munif Chotib, dengan tema “Merancang Pola Pembelajaran Efektif dari Rumah”. Namun beliau berhalangan hadir karena harus berangkat ke Surabaya, maka materi beliau digantikan oleh Omjay.
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Siang ini Omjay akan berbagi pengalaman dalam menciptakan pola pembelajaran yang efektif dari rumah. Omjay mengajak kita semua untuk menonton dan memberikan komentar tentang contoh pembelajaran dari rumah yang telah beliau buat yang dapat diakses pada: https://www.youtube.com/watch?v=cZa4hHQf3nk.
Saat belajar di rumah, seharusnya guru dan siswa sama-sama menyenangkan, itulah inti dari pola pembelajaran yang efektif yang seharusnya terjadi di rumah, baik di rumah guru maupun di rumah siswa. Bagaimana pembelajaran itu bisa terjadi?
Pertama, karena akses internetnya lancar. Kalau akses internetnya tidak lancar, maka pembelajaran menjadi tidak menyenangkan akan tetapi menjadi menegangkan. Hal ini pernah dilihat langsung oleh Omjay terhadap anaknya yang belajar di rumah, ketika internetnya mati maka anaknya tidak bisa berkomunikasi dengan gurunya. Akibatnya, pembelajaran yang awalnya menyenangkan menjadi menegangkan.
            Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pola adalah suatu sistem kerja atau  cara kerja sesuatu. Sedangkan menurut Kamus Antropologi, pola adalah rangkaian un-
sur-unsur yang sudah mantap mengenai suatu gejala  dan dapat dipakai sebagai contoh dalam menggambar atau untuk mendeskripsikan gejala itu sendiri.
            Menciptakan adalah membuat sesuatu yang baru, dari yang beum ada menjadi ada, dari sesuatu yang benar-benar tercipta karena kondisi yang dibuat oleh guru itu    
sendiri sesuai dengan teknologi yang ada.
            Efektif bisa diartikan sebagai suatu yang dapat mencapai tujuan maksimal     yang diharapkan.  Pengertian efektif merupakan suatu usaha yang maksimal sesuai     dengan yang diharapkan. Atau efektif bisa diartikan sebagai salah satu usaha yang
tidak pernah lelah, sebelum usaha yang diusahakan belum tercapai.
            Sementara rumah, adalah salah satu bangunan yang dijadikan sebagai tempat  tinggal dalam jangka waktu tertentu.  Rumah yang nyaman dapat memberikan Kenya-manan bagi yang menempati rumah tersebut. Ada ungkapan yang menyatakan “Rumahku Surgaku”.
Berdasarkan definisi di atas, maka dapat diartikan bahwa pola pembelajaran yang efektif di rumah adalah suatu susunan kegiatan yang dapat dilakukan untuk melakukan perubahan tingkah laku yang maksimal dari suatu tempat yang nyaman agar sesuai dengan yang diharapkan, pembelajaran harus nyaman semua.
Dengan demikian, peserta didik atau siswa yang melakukan pola pembelajaran efektif di rumah dapat membuat rencana kegiatan belajar dengan membuat perencanaan, penjadwalan yang terus menerus di dalam rumah, jadwal ini harus diikuti secara konsisten, disiplin, dan terjadwal. Rumah sebagai tempat tinggal dijadikan sebagai sarana pembelajaran yang membuat nyaman bagi siswa. Penjadwalan kegiatan dapat dibuat sebagai patokan untuk kegiatan belajar, misalnya dengan membuat jadwal dari bangun tidur sampai tidur lagi. Ingat lagu mbah Surip: bangun tidur, tidur lagi...

Kalau anak-anak kita sudah terbiasa membuat pembelajaran dari rumah, maka mereka dilatih unutk mandiri mencari pengetahuan yang mereka dapatkan dari internet, tentu dalam hal ini dibutuhkan pendamping, yakni orang tua di rumah dan guru memantau dari rumah masing-masing dengan cara menghubungi orang tua siswa melalui WA group. Berikut ini contoh pembelajaran di kelas Omjay yang dapat diakses pada, https://www.youtube.com/watch?v=rLoXIASMKjQ&t=1811s.
Prinsip yang harus diperhatikan dalam menciptakan pola pembelajaran dari rumah adalah kegiatan pembelajaran harus menyenangkan semua. Siswa senang, orang tua senang dan gurunya juga senang. Akses internet lancar, dan guu bisa menggunakan berbagai aplikasi yang sesuai dengan kondisi siswa di rumah. Gunakan teknologi yang ada untuk menciptakan pola pembelajaran yang efektif dari rumah. Bila adanya hanya WA Group, gunakan WA Group tsb dengan memadukan antara teks, foto dan video. Saya menyarankan bapak dan ibu untuk melejitkan keterampilan menulis siswa lewat blog di internet. Sebab siswa dapat belajar menulis secara online melalui blognya masing-masing. Siswa dibiasakan untuk menulis apa yang ingin disampaikannya, dengan begitu bukan hanya lisan saja yang terlatih, tapi juga tulisan. Berikut ini Omjay contohkan PJJ Sekolah Dasar, yang dapat dilihat di bawah ini.
https://www.youtube.com/watch?v=9uvfiZuh9v

Bapak Ibu guru bisa mengajak siswanya untuk menulis blog.
Kesimpulan materi hari ini adalah dalam menciptakan pola pembelajaran efektif dari rumah, guru harus mempunyai peta kelas atau kondisi siswa di rumah dan disesuaikan dengan kondisi guru di rumah.
Artinya, komunikasi guru dan siswa dari rumah masing-masing harus membuat mereka saling berinteraksi dan berdiskusi sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan dan bermakna. Semua itu bisa dilakukan bila kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dibuat secara terjadwal. Kegiatan harus membuat siswa menjadi mandiri dan menemukan kemerdekaan belajar
Pertanyaan dan jawaban
1.Assalamualaikum. Izin bertanya tentang pembelajaran yang efektif dari rumah.
Jadwal belajarnya di tentukan oleh guru berdasarkan jadwal pelajaran seperti hari-hari biasa atau kah dirubah?..
Pembelajaran nya lebih menekankan kepada pembentukan karakter mandiri YG berefek pada keseharian siswa? Lalu untuk pencapaian ranah kognitif nya dapat kita ukur dalam satu hari satu mapel atau bgm untuk jenjang SD. Terimakasih atas jawabannya.
Jawabannya:
Waalaikumus salam, jadwal jelas harus berubah, tdk sma dengan tatap muka di sekolah, pembelajaran lebih kepada 3 hal yaitu literasi, numerasi, karakter dengan emmadukan iptek dan imtak. untuk peneilian guru dpatmelakukan penilaian berbasis proyek atau potofolio, disesuaikan dgn kondisi murid sd

2. Asw Om Jay, sy Candra dr MTsN 1 Langkat Sumatera Utara, mnrut Om, mngkin tidak bila sistem pembelajaran daring nntinya bl frasa siswa atau guru lbih nyaman..akan mmberi efek pada pmbljrn konvensional yg lazim kt lksnkn sblm wabah Corona terjadi? Klw mmg ada efek tdk baiknya, apa kira2 lngkah yg bs kt lakukn Om? Trmksh
Jwabannya:
walaikum salam candra, mungkin nanti akan terjadi pembelajaran blended learning, ada tatap muka di kelas dan ada tatap muka di dunia maya, oleh karena itu guru harus belajar sepanjang hayat supaya tdk tergantikan oleh teknologi modern

3.Untuk keberhasilan pembelajaran daring yang efektif kepada siswa yang terkendala tidak memiliki HP atau jaringan yang lemot bgm solusinya?
Jawabannya:
solusinya gunakan teknologi yg ada. kalau yg ada kertas atau buku, maka gunakan itu, sebab mau tdk mau, suka atau tdk suka, siswa dan guru akan dipaksa menggunakan tenologi baru untuk meningkatkan SDM unggul
4.Assalamu ‘alaikum wr.wb.
Om Jay, selama BDR ini, disekolah kami melaksanakan pembelajaran melalui group WA.
Di akhir pertemuan, guru memberi tugas sbg instrumen penilaian. Namun sayang, ternyata yg mengumpulkan tugas hanya maksimal 75% siswa saja.
Bagaimanakah cara yg bisa kita tempuh agar siswa juga aktif mengumpulkan tugas tsb?
Terima kasih. Wiji – malang.
Jawabannya:
walaikum salam, jangan dipaksa, biarkan mereka mengerjakan tugasnya dngan sukarela. Kita cukup mengingatkan saja bila ada murid atau siswa yg belum mengumpulkan tugasnya, ortu harus diberitahu karena kerjasama guru dan ortu sangat penting dalam pembelajaran yg efektif dari rumah

5.Assalamualaikum. Safitri-Purbalingga ..
Izin bertanya..
1.    Bagaimana cara mengatasi pembelajaran apabila anak-anak memiliki minim sarana daring ?
2.    Untuk anak TK pembelajaran yang dinilai adalah proses bukan tergantung hasil. Sementara kadang anak tidak mau mengirimkan tugas misalnya merekam hafalannya.bercerita dan mengerjakan tugasnya. Bagaimana menilainya untuk ditulis di Rapot? Terima kasih.
Jawabannya:
Harus sabar dan gunakan fasilitas yg ada, ingatlah film laskar pelangi, ditengah keterbatasan, justru bu muslimah bisa melahirkan anak anak yg hebat dan bisa berkeliling dunia.
Hal itu juga kami alami, jadi tetap sabar menunggu mereka menyelesaikan tugasny bukan sebagai beban tapi sebagai kebutuhan siswa untuk mendapatkan pengetahuan. Tetap komunikasi dgn orang tua siswa.

6.Asskm.
Saya wahyu susilowati dr Sidoarjo.
Mengajukan pertanyaan :
1.    Bagaimana penilaian siswa yg tidak aktif dikarenakan beberapa kendala dalam pembelajaran daring untuk saat ini walaupun sudah terjadwal?
2.    Penilaian yg tepat untuk pembelajaran daring seperti ini yg cocok itu seperti ap? Mengingat pak menteri pernah mengatakan jika pembejaran daring ini tidak boleh dimasukkan dalam penambahan penilaian pada e-rapor.
Jawabannya:
Dicatat, kemudian diberikan surat teguran dari sekolah, kemudian dicaritahu apa masalahnya. Sebab bisa jadi ada masalah serius di keluarga siswa, seperti ortunya kena phk, atau sakit, dll.
Kalau masalah cocok itu reltif karena kondisinya tidak sama di setiap daerah. Guru dapat melakukan inovasi sendiri sesuai dengan pencapaian siswa, anda bisa memba kembali artikel yg saya bagikan di atas, https://www.kompasiana.com/isardasukitasim/ 5ead48f5d541df3a7323d8e5/menciptakan-belajar-efektif-dari-rumah?page=4

7.Assalamu’alaikum om jay.. Saya sumarjiyati dr GK.
Dalam menciptakan pola belajar yg efektif dr rumah itu.kita sdh mmbuat jadwal dan berharap siswa jg bs mlksanakn. Pmbjran sesuai jadwal tersebut.tp pd knyataan yg kmi alami d sekolah kami.ada sbgian siswa yg kurang mmperhtikan shingga dpt mnghmbat klncaran proses pmbljran sesuai jadwal yg d smpikan. Bgamana sikap kita untuk hal tersebut om.. Mengingat siswa blm bisa mngikuti pmljaran sesuai jadwal sec. konsisten.. .bnyk dr para wali siswa mngeluhkan untuk pmbelajaran dr rumah ini siswa tdk menurut kata ortu.shingga tgs2 yg d brikn tdk dpt trselesaikan dg cepat.akhirnya pmbjran ini di rasa tdk efektif. Bagmna tindakn kita sbgi guru. Mngingat peserta didik kmi msh pd kelas rendah( SD). Terimakasi..
Jawabannya:
Guru harus melakukan evaluasi dan refleksi diri, mungkin ada yg kurang tepat disampaikan kpd murid. Kolaborasi guru sangatpenting dalam memecahkan masalah ini, oleh karena itu komunikasi dgn teman sejawat sangat diperlukan dalam menciptkan pola pembelajaran yg efektif dari rumah. Pembelajaran jarak jauh harus membuat murid dekat dengan gurunya, bukan justru menjauhkan murid dengan guru. Perlu ada komunikasi dengan org tuas murid yg terus menerus

8.Assalamu’alaikum
Terima kasih atas bimbingan nya Om Jay.
Saya Suminar dari Tangerang.
Izin bertanya. Apakah ada kendala yang dialami dalam PJJ selain jaringan internet, dan mohon arahnya dalam mengatasi nya? Terima kasih
Jawabannya:
Pasti ada, bukan hanya akses internet tapi juga fasilitas yg dimiliki siswa dan guru di rumah. Kalau akses internet tdk ada gunakan teknologi yg ada di sana, misalhnya cuma ada sms, belum ada wa, siswa punya hp tapi tanpa kamera, maka telpon lsg adalah solusinya walaupun guru harus keluar biaya pulsa cukup besar. Jadi setiap guru akan mengalami hal yg bergam, inilah dinamikannya dan jangan lupa pengalaman kita dituliskan di blog sehinga dpt menginspirasi guru lainnya. Terima kasih

9.Keluhan siswa tidak konsisten guru menggunakan aplikasi, sehingga selain harus belajar lagi cara menggunakan aplikasi juga terlalu banyak kapasitas penyimpanan data yg terpakai. Berdasarkan pengalaman aplikasi yg paling cocok, mudah, dan efektif yg mana?
Rusmin, Kab. Barito Kuala KALSEL
Jawabannya:
Keluhan siswa tidak konsisten guru menggunakan aplikasi, sehingga selain harus belajar lagi cara menggunakan aplikasi juga terlalu banyak kapasitas penyimpanan data yg terpakai.
Omjay saat ini menggunakan aplikasi zoom dan anak anak suka, walaupun ada aplikasi yg lain, tapi berdasarkan pengalaman pakai zoom itu murah dan mudah cara pemakaiannya

10.Muh. Said Makassar
Terima kasih penjelasan Omjay tentang pola belajar efektif dirumah.
Pertanyaan ;
1.    Disekolah saya masih banyak siswa belum punya HP Android.
2.    Ada yg punya HP tapi alasan tidak mampu beli kuota.
3.    Pembelajaran dirumah terjadwal. Bagaimana trik/solusi guru dlm menghadapi siswa seperti ini ?
Jawabannya:
Gunakan hp yg ada dulu, dan sederhana saja, buat modul khusus untuk kondisi seperti ini dengan penugasan yg tak terlalu sulit.
Kalau ini guru harus coba cari donatur atau sponsor, peran komite sekolah harus diperdayakan sehingga guru terbantu dengan adanya komite sekolah

11.Selamt Sore Om Jay. Saya Komang Eli Mahayani dr Negara-Bali. Yang saya alami saat masa pandemi ini sungguh dilematis. Dg zonasi sklh kmi dg siswa2 tinggl di daerah terpelosok dan kondisi ekonomi siswa kami. Ini kendala besar pembeljrn secara daring yg dilakukan. Adakah solusi menarik utk ttp menciptkn belajar efektif dirumah dg menyenangkn. Terimakasih
Jawabannya:
Kondisi seperti ini sebenarnya bukan hal baru buat Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Kreativitas dan inovasi guru sangat diperlukan dalam memberikan solusi dari masalah yg dihadapi. Bila pembelajaran jarak jauh tdk bisa dilaksanakan, maka gunakan pembelajaran jarak dekat, guru bisa mengunjungi rumah muridnya bila alat komunikasi tdk ada. memang dibutuhkan pengorbanan luar biasa untuk menjadi guru tangguh berhati cahaya. apalagi bila rumah siswa dan guru sangat jauh. itu adalah resiko dari sebuah pengabdian, terutana buat guru di daerah 3T. Omjay salut dan memberikan penghormtan dengan guru guru tangguh sperti ini. Mereka selalu datang dgn solusi dari masalah yg dihadapi walaupun peran pemerintah di daerah sangat kurang. tapi yakinlah dengan pesan pak harfan dalam film laskar pelangi. hiduplah dengan memberi sebanyak banyaknya, bukan menerima sebanyak banyaknya.

12.Assalamu’alaikum…
Om Jay yg kmi hormati…
Izin bertanya…
BDR kami sebagian besar melalui WA G,kendala BDR kami sinyal lemah dan guru belum punya laptop yg mdukung,bagaimana solusi BDR yg efektif dan berapa prosentase pembagian materi pembelajaran antara imtaq n iptek agar tujuan pembentukan karakter peserta didik tercapai? Terimakasih
Sri Yatun- Gunungkidul
Jawabannya:
pakai wa juga efektif kok, buktinya Omjay gunakan WA Group untuk belajar menulis dan murah biayanya.

13.Siti Fatimah Mojokerto
Namun pembelajaran online ada plus minusnya. Terutama pada penggunaan kuota internet. Dengan pola on off bisa membantu pelaksanaan belajar . Yang saya tanyakan Adakah pola lain yg lebih hemat di era pandemi ini bapak?
Mengingat ekonomi rakyat sedang terpuruk.
Jawabannya:
ada, gunakan wa group atau line group. saya sering menggunakannya dengan bentuk teks, karena bentuk teks ini tdk makan kuota banyak.

14.Apakah dengan penjadwalan belajar siswa yg sdh dirancang sedemikian rupa oleh guru dan bekerja sama dg orang tua ini menunjukkan setiap siswa memiliki jadwal yg berbeda2. Apakah maknanya sudah mengorganisir semua mapel yg ada pada kurikulum ? Dan apakah penjadwalan ini bisa memfasilitasi setiap siswa yg memiliki kemampuan belajar yg berbeda misalnya ada siswa yg lebih condok ke tipe pembelajar visual, kinestetik, naturalis dll. Terimakasih
Fitriani (MAN IC Tanah Laut)
Jawabannya:
setiap penjadwalan disesuaikan dengan kesepakatan guru di sekolah tsb dengan memeprhatikan gaya belajar siswa

15.Om Jay …saya mau bertanya tentang pembelajaran daring dari rumah dikaitkan dengan kenaikan kelas apakah cukup dari nilai daring atau bgmana karena tatap muka juga tidak pernah…mohon pencerahannya
Terimakasih. Maaf saya Rachmi dari banyuwangi.
Jawabannya:
Ibu Rachmi yg baik, penilaian hanya guru yg bersangkutan yg lebih tahu, kalau dirasa dengan online sdh cukup nilainya, maka gunakan itu, tapi bila blm cukup bisa gunakan waktu eremedial melalui online. hal itu saya lakukan bila ada nilai siswa yg kurang dgn menghubungi wali kela dan orang tua siswa, biasanya kami rapat dengan dewan guru untuk memberikan solusi terbaik buat siswa yang jarang hadir